Jumat, 19 Juni 2009
Jumat, 29 Agustus 2008
Sistem dengan titik netral di tanahkan
Sistem dengan titik netral di tanahkan
Sistem dengan titik netral ditanahkan adalah suatu sistem yang titik netral dari sistem tersebut sengaja dihubungkan ke tanah,baik melalui impedansi maupun secara langsung.Tujuan dari pentanahan adalah untuk mencegah timbulnya busur listrik pada sistem tersebut serta untuk membatasi tegangan pada fasa-fasa sistem tidak terganggu.Ada beberapa metode pentanahan titik netral sistem tenaga listrik yaitu :
a. Pentanahan melalui tahanan (resistance grounding)
Sistem yang ditanahkan dengan tahanan adalah sistem yang titik netralnya dihubungkan dengan tanah melalui tahanan.Pada umumnya nilai tahanan pentanahan lebih tinggi daripada reaktansi sistem pada tempat dimana tahanan itu dipasang.Salah satu masalah dalam pentanahan netral melalui tahanan adalah timbulnya rugi daya pada tahanan netral tersebut ketika terjadi gangguan fasa ke tanah.Nilai tahanan pentanahan netral tersebut harus dapat membatasi arus gangguan ke tanah antara 10% samapai 25% dari arus gangguan tiga fasa agar tidak banyak panas yang hilang pada waktu terjadi gangguan ke tanah. Nilai tahanan netral yang dapat digunakan tergantung pada kapasitas tegangan kerja sistem seperti yang diperlihatkan pada gambar 2.2.
Gambar 2.2. Nilai tahanan netral pada berbagai kapasitas dan tegangan kerja.
Ada dua penggolongan pentanahan dengan tahanan yaitu pentanahan dengan tahanan tinggi dan pentanahan dengan menggunakan tahanan rendah. Kedua jenis pentanahan ini dibuat untuk membatasi tegangan lebih agar tidak melampui batas tegangan normal.
1.Pentanahan netral melalui tahanan rendah .Pentanahan netral sistem dengan tahanan rendah hampir sama dengan dengan pentanahan secara langsung(solid).Besar tahanan dipilih sedemikian rupa sehingga rele gangguan ketanah dapat bekerja mendeteksi arus gangguan.Untuk arus gangguan ketanah yang lebih besar dari 25% tidak direkomendasikan untuk menggunakan tahanan sebab akan banyak rugi daya dalam bentuk panas yang hilang.
2.Pentanahan netral melalui tahanan tinggi adalah pentanahan netral sistem dengan tahanan yang akan membatasi arus gangguan ketanah ke harga yang sama atau sedikit lebih besar dari arus pelepasan kapasitif sistem.Biasanya untuk sistem ini arus gangguan ketanah tidak lebih dari 25A dan digunakan pada sistem distribusi tenaga listrik bertegangan rendah dan menengah.Sistem pentanahan ini secara efektif mengontrol transient overvoltage selama terjadi gangguan ke tanah dan memperkecil kerusakan karena kejutan dan busur listrik yang berbahaya pada titik gangguan.
Sistem dengan titik netral ditanahkan adalah suatu sistem yang titik netral dari sistem tersebut sengaja dihubungkan ke tanah,baik melalui impedansi maupun secara langsung.Tujuan dari pentanahan adalah untuk mencegah timbulnya busur listrik pada sistem tersebut serta untuk membatasi tegangan pada fasa-fasa sistem tidak terganggu.Ada beberapa metode pentanahan titik netral sistem tenaga listrik yaitu :
a. Pentanahan melalui tahanan (resistance grounding)
Sistem yang ditanahkan dengan tahanan adalah sistem yang titik netralnya dihubungkan dengan tanah melalui tahanan.Pada umumnya nilai tahanan pentanahan lebih tinggi daripada reaktansi sistem pada tempat dimana tahanan itu dipasang.Salah satu masalah dalam pentanahan netral melalui tahanan adalah timbulnya rugi daya pada tahanan netral tersebut ketika terjadi gangguan fasa ke tanah.Nilai tahanan pentanahan netral tersebut harus dapat membatasi arus gangguan ke tanah antara 10% samapai 25% dari arus gangguan tiga fasa agar tidak banyak panas yang hilang pada waktu terjadi gangguan ke tanah. Nilai tahanan netral yang dapat digunakan tergantung pada kapasitas tegangan kerja sistem seperti yang diperlihatkan pada gambar 2.2.
Gambar 2.2. Nilai tahanan netral pada berbagai kapasitas dan tegangan kerja.
Ada dua penggolongan pentanahan dengan tahanan yaitu pentanahan dengan tahanan tinggi dan pentanahan dengan menggunakan tahanan rendah. Kedua jenis pentanahan ini dibuat untuk membatasi tegangan lebih agar tidak melampui batas tegangan normal.
1.Pentanahan netral melalui tahanan rendah .Pentanahan netral sistem dengan tahanan rendah hampir sama dengan dengan pentanahan secara langsung(solid).Besar tahanan dipilih sedemikian rupa sehingga rele gangguan ketanah dapat bekerja mendeteksi arus gangguan.Untuk arus gangguan ketanah yang lebih besar dari 25% tidak direkomendasikan untuk menggunakan tahanan sebab akan banyak rugi daya dalam bentuk panas yang hilang.
2.Pentanahan netral melalui tahanan tinggi adalah pentanahan netral sistem dengan tahanan yang akan membatasi arus gangguan ketanah ke harga yang sama atau sedikit lebih besar dari arus pelepasan kapasitif sistem.Biasanya untuk sistem ini arus gangguan ketanah tidak lebih dari 25A dan digunakan pada sistem distribusi tenaga listrik bertegangan rendah dan menengah.Sistem pentanahan ini secara efektif mengontrol transient overvoltage selama terjadi gangguan ke tanah dan memperkecil kerusakan karena kejutan dan busur listrik yang berbahaya pada titik gangguan.
Langganan:
Postingan (Atom)
